Sebanyak 227 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020 lolos mengikuti pelatihan dasar (latsar) dan diambil sumpah, janji, dan telah menandatangani pakta integritas di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran.

Dikatakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, seluruh PNS yang baru diangkat ini, harus mampu mengabdi dan menjalankan tugasnya dengan baik, khususnya dalam mendukung program pembangunan di kabupaten Bumi Andan Jejama.
“Hari ini ada satu orang tenaga guru yang diangkat menjadi PNS di Pulau Legundi, dan kedepan kita akan berupaya mengusulkan insentif tambahan bagi pegawai yang bertugas di daerah kepulauan,” kata Dendi, Rabu (30/3).
Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesawaran Sunyoto mengatakan, ada ratusan CPNS yang diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran.
“Untuk jumlah PNS yang diangkat sebanyak 227 orang, dan telah mengikuti latsar di Provinsi Lampung, dan perlu kita ketahui para PNS yang diangkat hari ini merupakan hasil tes seleksi CPNS tahun 2020 yang lalu,” kata Sunyoto.
Dijelaskannya, para PNS ini juga telah menandatangani kontrak kerja sesuai Permenpan-RB No. 27 Tahun 2021 dan menandatangani fakta integritas sebelum bertugas.
“Bagi para PNS yang baru diangkat ini, tidak boleh mengajukan mutasi atau pindah tugas selama 10 tahun kedepan, dan ini telah disetujui pada saat awal pemberkasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun kebutuhan PNS di Kabupaten Pesawaran masih belum terpenuhi, namun pihak Pemkab setempat terus berupaya mengajukan penambahan PNS ke Pemerintah Pusat.
“Terus kita usulkan ke Pemerintah Pusat, baik CPNS atau pun P3K sesuai dengan batas usia pensiun atau BUP yang ada. Kalau untuk jumlah kebutuhan pegawai kita selalu melihat BUP, misalnya tahun ini 2022 yang masuk masa pensiun sebanyak 211 orang, untuk itu dalam penyusunan kebutuhan CPNS kita sesuau BUP baik itu CPNS maupun P3K,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*