Temuan terkini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menunjukkan pesawat Lion Air JT 610 mengalami kerusakan pada bagian ini

Wartasindo.com- Kepala Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo, mengatakan Kepada wartawan indikator kecepatan adalah salah satu factor nya pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober lalu.

Hal ini menguatkan fakta catatan teknis pesawat Lion Air yang didapat BBC yang memperlihakan pesawat tersebut mengalami masalah instrumen pada penerbangan rute Denpasar-Jakarta, Minggu (28/10) malam.

Namun, menurut Nurcahyo, masalah yang dialami pesawat tersebut tidak hanya terjadi pada penerbangan malam itu.

“Memang kita diakui penerbangan dari Denpasar ke Jakarta ada masalah teknis. Ternyata begitu kita buka black boxnya memang yang dimaksud teknis tadi adalah masalah airspeed atau kecepatan dari pesawat,” tutur Nurcahyo.

“Ternyata dari data black box itu, dua (penerbangan) sebelum Denpasar pun juga mengalami (kerusakan),” tuturnya.

Nurcahyo menekankan KNKT masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kerusakan tersebut dan bagaimana pilot menerbangkan pesawat selama indikator kecepatan mengalami kerusakan.

“Kita akan teliti lebih lanjut apa yang menjadi penyebab kerusakan, bagaimana perbaikan yang sudah dilakukan, bagaimana pilot menerbangkan selama pesawat mengalami kerusakan ini,” tuturnya Nurcahyo

“Apakah masalah itu berasal dari indikatornya, alat pengukur atau sensornya, atau masalah dengan komputernya – ini yang belum kami ketahui, Kami belum tahu di mana letak masalahnya, perbaikan apa yang telah dilakukan, apa buku referensi mereka, komponen apa yang telah dihapus. Ini adalah hal-hal yang kami coba cari tahu: apa kerusakannya dan bagaimana itu diperbaiki.”

Untuk itu, sambung Nurcahyo, KNKT akan menelisik lebih jauh data-data dari FDR. Terdapat 1.790 paramater pada FDR yang dijadikan bahan penyelidikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*